Ancaman Penyakit Saat Cuaca Dingin
1. Asma
Awal-awal musim hujan merupakan masa paling rentan terhadap serangan asma mengingat suhunya tidak menentu dan cenderung sangat dingin. Di beberapa rumah sakit seperti RS Paru Persahabatan, angka kekambuhan asma terbukti mengalami peningkatan pada musim-musim dengan curah hujan tinggi.
Awal-awal musim hujan merupakan masa paling rentan terhadap serangan asma mengingat suhunya tidak menentu dan cenderung sangat dingin. Di beberapa rumah sakit seperti RS Paru Persahabatan, angka kekambuhan asma terbukti mengalami peningkatan pada musim-musim dengan curah hujan tinggi.
2. Depresi
Tidak berlebihan jika seseorang mendadak sedih ketika turun hujan, sebab cuaca dingin bisa memicu seasonal affective disorder (SAD) atau gangguan mood musiman. Selain memicu depresi kalau tidak tertangani, SAD juga membawa risiko lain berupa peningkatan berat badan karena nafsu makan cenderung meningkat saat bad mood.
Tidak berlebihan jika seseorang mendadak sedih ketika turun hujan, sebab cuaca dingin bisa memicu seasonal affective disorder (SAD) atau gangguan mood musiman. Selain memicu depresi kalau tidak tertangani, SAD juga membawa risiko lain berupa peningkatan berat badan karena nafsu makan cenderung meningkat saat bad mood.
3.
Flu dan pilek
Sama halnya dengan cuaca terik, cuaca dingin juga bisa membuat daya tahan tubuh melemah sehingga lebih rentan terhadap infeksi kuman. Karenanya, virus flu maupun kuman lainnya mudah sekali menyerang saluran napas pada musim-musim hujan ketika temperatur udara cenderung dingin.
Sama halnya dengan cuaca terik, cuaca dingin juga bisa membuat daya tahan tubuh melemah sehingga lebih rentan terhadap infeksi kuman. Karenanya, virus flu maupun kuman lainnya mudah sekali menyerang saluran napas pada musim-musim hujan ketika temperatur udara cenderung dingin.
4.
Diare
Secara langsung, cuaca dingin tidak memicu diare yang sifatnya spesifik atau dipicu oleh infeksi kuman. Namun karena cuaca dingin sering muncul pada musim hujan ketika sering terjadi banjir, maka kualitas air dan kebersihan secara umum yang buruk sangat mungkin memicu infeksi saluran pencernaan. Oleh karena itu, diare sering muncul pada musim hujan ketika cuacanya cenderung dingin.
Secara langsung, cuaca dingin tidak memicu diare yang sifatnya spesifik atau dipicu oleh infeksi kuman. Namun karena cuaca dingin sering muncul pada musim hujan ketika sering terjadi banjir, maka kualitas air dan kebersihan secara umum yang buruk sangat mungkin memicu infeksi saluran pencernaan. Oleh karena itu, diare sering muncul pada musim hujan ketika cuacanya cenderung dingin.
5.
Serangan jantung
Risiko
serangan jantung mengalami peningkatan pada cuaca dingin, diyakini
karena kekentalan darah cenderung meningkat sehingga tekanannya ikut naik.
Bahkan bukan cuma kasusnya, risiko kematian yang diakibatkan olehnya juga
mengalami peningkatan. Mengenai penyebabnya sendiri, tidak semua ahli sepakat
bahwa hal itu dipengaruhi langsung oleh suhu dingin. Penelitian terbaru di Los
Angeles menunjukkan, suhu dingin meningkatkan risiko depresi yang membuat orang
lupa menjaga kesehatannya.