Khasiat Herbal Belimbing Manis

BELIMBING MANIS
(Averhoa carambola)

Familia :
Oxalidaceae

Penyakit yang dapat diobati:
Diabetes mellitus, kolesterol, hipertensi

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Daun, bunga, buah.

KEGUNAAN:
Bunga: Batuk, sariawan (stoatitis)
Daun : Perut sakit. Gondongan (parotitis), rematik
Buah : batuk rejan, gusi berdarah, sariawan, sakit gigi berlubang, jerawat, panu, tekanan darah tinggi, kelumpuhan, memperbaiki fungsi pencernaan, radang rectum.

PEMAKAIAN:
Untuk minum : Lihat resep
Pemakaian luar : Daun secukupnya setelah dicuci bersih digiling halus sampai seperti bubur, dipakai sebagai tapal (pemakaian setempat) pada gondongan, rheumatism, jerawat, panu.

CARA PEMAKAIAN :

1. Pegal Linu
1 genggam daun belimbing wuluh berikut daunnya, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, digiling halus lalu ditambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ke tempat yang sakit.

2. Gondongan
10 ranting muda belimbing wuluh berikut daunnya dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ke tempat yang sakit.

3. Batuk pada anak
Segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, gula secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan malam sewaktu perut kosong.

4. Batuk
Cara 1 :
a. Bahan : 1 genggam bunga belimbing asam dan 1 potong gula batu
b. Cara membuat : direbus bersama-sama dengan 1 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ½ gelas
c. Cara menggunakan : diminum pagi dan sore secara rutin.
Cara 2 ;
a. Bahan : daun, bunga, dan buah belimbing asam ditambah gula merah dan adas pulawaras
b. Cara membuat : direbus bersama-sama dengan 1 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ½ gelas
c. Cara menggunakan : diminum pagi dan sore secara rutin
Cara 3 :
25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temu giring, 1 jari kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, ¼ genggam daun saga, ¼ genggam daun inggu, ¼ genggan daun sendok, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin disaring, diminum dengan madu seperlunya. Sehari 3 kali ¾ gelas.

5. Batuk rejan
10 buah belimbing wuluh dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum, lakukan 2 kali sehari. Buah belimbing wuluh dibuat manisan, sehari makan 3 X 6-8 buah.

6. Rheumatik
a. 100 gram daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempat yang sakit.
b. 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kanthil (Miichelia champaca L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 2 sendok makan.

7. Sariawan
a. Segenggam bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan 1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring, dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sari awan.
b. 2/3 genggam bunga belimbing wuluh, dicuci lalu direbus dengan air bersih sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum sehari 3 kali ¾ gelas.
c. 3 buah belimbing wuluh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang masih muda, 10 lembar daun sariawan, ¾ sendok teh adas, ¾ jari pulosari, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok makan minyak kelapa, diperas lalu disaring. Dipakai untuk mengoles luka-luka akibat sariawan, 6-7 kali sehari.
d. 6 buah belimbing wuluh dan ½ sendok teh bubuk belerang, digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

8. Jerawat
a. Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari.
b. 6 buah belimbing wuluh dan ½ sendok teh bubuk belerang, digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

9. Panu
10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.

Komposisi:
Sifat kimiawi dan efek farmakologis:
Rasa asam, sejuk. Menghilangkan sakit (analgesic), memperbanyak pengeluaran empedu, anti radang, peluruh kencing, astringent.
Kandungan kimia:
Batang : Saponin, tannin, glucoside, calcium oksalat, sulfur, asam formiat, peroksidase.
Daun : Tanin, sulfur, asam formiat, peroksidase, calcium oksalat, kalium sitrat.

Iklan :

  ©

REMBES.com
- Todos os direitos reservados.

Template Modifikasi Renewable Energy | Topo