Penemu Teknologi Mesin ATM
Luther George Simjian, Penemu Mesin ATM | Setiap sudut jalan,
kita dapat dengan mudah menemukan mesin “ajaib” ini. Mesin ATM (bahasa
Indonesia: Anjungan Tunai Mandiri atau dalam bahasa Inggris: Automated
Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang mengijinkan nasabah
bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa
perlu dilayani oleh seorang "teller" manusia. Banyak ATM juga
mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli
perangko. Luther George Simjian adalah salah seorang Penemu dan ilmuwan
yang mencetuskan mesin ini. Ia dilahirkan di Turki pada 28 Januari
1905, dan meninggal pada 23 Oktober 1997 dalam usia 92 tahun.
Simjian muda hijrah ke Amerika Serikat pada usia 15 tahun, karena
dipisahkan dari keluarganya pada masa Perang Dunia I. Setelah bertemu
dengan kerabatnya di Connecticut, dia mulai belajar mandiri dengan
bekerja sebagai Fotografer sesuai dengan bidang ketertarikannya. Pada
awal mulanya, Simjian belajar di Universitas Yale dengan mengambil
bidang Kedokteran. Namun minatnya berubah ketika Pihak Universitas
memberikan pekerjaan di Laboratorium Foto. Pada tahun 1928, dia telah
menduduki jabatan Direktur pada Departemen Fotografi di Universitas
tersebut.
Pada tahun 1934 Simjian pindah ke New York, di mana dia mengembangkan
mesin X-ray warna dan self-posing portrait camera, yang memungkinkan
subyek untuk melihat ke dalam cermin dan melihat gambar yang tepat yang
akan diambil. Denagn berbekal penemuannya ini, Simjian mendirikan sebuah
perusahaan manufaktur kamera dan menjual lisensi untuk menggunakan
kamera tersebut di studio mini yang diletakkan dalam Departement Store
dengan nama Photoreflex yang kemudian diganti dengan nama Reflectone.
Perusahan inilah yang kemudian terus melakukan pengembangan optik, dan
perangkat elektro mekanik.
Ketika Simjian menawarkan ide untuk membuat pelanggan bank melakukan
transaksi finacial tanpa bertemu dengan teller, ia diragukan banyak
orang. Tak kenal menyerah, pada tahun 1939, Simjian mendaftarkan 20
paten yang berkaitan dengan perangkat temuan barunya tersebut, dan
menawarkan temuannya kepada sebuah perusahaan besar yang sekarang
dikenal dengan nama Citicorp. Baru setelah 6 bulan kemudian, Citicorp
merespon tawaran Simjian tersebut.
“Tampaknya, orang yang akan menggunakan mesin ini hanyalah sejumlah
kecil pelacur dan penjudi yang malu dan tidak mau bertemu muka dengan
tellers” tulis Simjian. Penemuan Simjian yang pada awalnya diragukan,
kini telah membantu banyak orang dengan hadirnya kemudahan malalui mesin
ATM. Apa yang menjadi keraguan banyak orang pada masa tersebut sangat
tidak terbukti. ATM sudah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan bagi
kebanyakan orang yang tinggal di perkotaan


